Penutupan Ibadah Haji (Virus Corona)

17Mar, 2020
  1. Tahun 930 (Qaramithah Mencuri Hajar Aswad)
    Dipimpin oleh Abu Thahir Al Qaramithi, pimpinan Qaramithah(salah satu sekte Syi’ah Isma’liyah) ini mendatangani Mekkah bersama pengikutnya pada musim haji. Membunuh jamaah haji yang sedang beribadah dan mengambil bangkahan Hajar Aswad. Batu mulia ini dikembalikan ke tempatnya setelah 22 tahun disimpan di daerah Hajr(AHSA)
  2. Tahun 1814 (Wabah tha’un )
    Sekitar 8000 korban meninggal dunia akibat wabah ini di wilayah Hjaz
  3. Tahun 1837 (Epidemi)
    Tidak ada ibadah haji di tahun 1837 hingga tiga tahun berikutnya disebabkan sebuah epidemi/wabah
  4. Tahun 1831 (Wabah Hindi)
    Pada musim haji 1831 terjadi wabah yang dipercaya berasal dariIndia. Sekitar 3/4 jamaah haji meninggal dunia pada tahun itu
  5. Tahun 1846 (Wabah Kolera)
    Pada tahun 1846 menyebar wabah Kolera dan berimbas pada jamaah hingga ibadah haji ditiadakan dan berulang di tahun 1850, 1865, dan 1883
  6. Tahun 1895 (Wabah Typus)
    Pandemi yang mirip dengan demam tifoid atau disentri terindikasi dari konvoi yang datang dari Madinah
  7. Tahun 1987 (Wabah meningitis)
    Disebabkan penyebaran yang cepat, setidaknya 10.000 jamaah haji terinfeksi meningitis pada tahun ini
  8. Tahun 2020 (Virus Corona)
    Untuk memastikan kesehatan dan keselamatan jamaah di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap virus Corona, pihak kerajaan mentuup sementara Masjidil Haram Mekkah .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *