Sejarah kota mekah

10Mar, 2020

Kota Makkah merupakan kota lintas perdagangan anatara Syam (Syria) di wilayah selatan dan Yaman di wilayah utara, sehingga penduduk Makkah banyak yang menjadi pedagang, karena possinya yang strategis ini.
Makkah menjadi kota penting dan menjadi rute yang dilalui oleh para pedagang. Meskipun demikian, Makkah tidak pernah menjadi ibukota, karena telah menjadi salah satu kota bagian dari kerajaan Saudi Arabia.
Sejarah singkat Makkah terbentuk sebagai wilayah Kota dimulai pada masa Nabi Ibrahim AS. Allah SWT memerintahkan Beliau untuk membawa Siti Hajar istrinya dan anaknya Ismail ke suatu tempat bernama Makkah. Pada waktu itu, Makkah merupakan kawasan yang tidak ada penghuninya sama sekali, tandus dan gersang.
Setelah beberapa lama tinggal di Makkah, Nabi Ibrahim AS, kemudian meninggalkan anak dan istrinya di tempat itu untuk mencari sesuatu serta meneruskan dakwah yang dilakukan di sekitar wilayah Makkah, sebagai perintah Allah SWT. Awalnya, hal ini tidak mendapatkan persetujuan dari Siti Hajar, karena Siti Hajar takut terlantar.
Akan tetapi, Nabi Ibrahim kemudian dapat meyakinkan Siti Hajar, sehingga apapun yang terjadi pada keluarganya, bahkan menimpa dirinya sekalipun, akan tetap mematuhi perintah Allah SWT. Akhirnya, Nabi Ibrahim meninggalkan kota Makkah sambil mengangkat kedua tangannya dan berdoa, sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur’an, yang merupakan sumber sejarah paling autentik dalam QS. Ibrahim (14) ayat 37.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *